Prolog Dari Penulis

Menulis bisa membuat kita terus berpikir, belajar, dan berproses. Melalui blog ini saya hanya ingin share sedikit mengenai tulisan-tulisan yang dibuat supaya lebih bermanfaat, semoga tulisan saya bisa memberikan insights dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Senin, 25 Maret 2013

Social Gaming & Business


sumber gambar : google

              Lagi pengen ngomongin games nih! eitss tapi tetep masih dari konteks marketing materi yang akan saya bahas kali ini. Sebelumnya saya ingin cerita sedikit mengenai masa SMP dimana saya sangat kecandunan dengan game yang namanya Ragnarok Online. Nah mungkin bagi sebagian orang sudah mengenal game tersebut, sedikit gambaran nih buat yang belom tau di game tersebut intinya kita diberikan pilihan untuk menjadi karakter apa (swordsman, mage, archer, etc) selanjutnya kita harus menaikan level karakter kita melalui petualangan mengalahkan moster atau menyelesaikan sebuah quest, lalu point apa yang membuat saya ketagihan? konsep online gaming yang ditawarkan developer tentunya yang memberikan experience “social game” yang memungkinkan main game sambil berinteraksi dengan orang di berbagai penjuru dunia.

                Mana Marketingnyah nih? He4 tenang, nah point ini yang akan saya bahas mengenai fenomena Social Gaming For Business (social gaming yang menghasilkan duit). Fenomena ini saya lihat dari banyaknya bermunculan social gaming termasuk di dalamnya behaviour dalam menjadi bagian dari perkembangan social gaming itu sendiri. Melalui tulisan ini mungkin saya hanya sedikit ingin berbagi mengenai kemunculan social gaming sebagai sebuah industri bisnis yang cukup besar dan menjanjikan? kira-kira point apa saja yang menyebabkan social gaming menjadi ladang bisnis menjanjikan? yuk sama-sama kita bahas.

1.       Kemunculan Social Media
Nah kalo si mark zuckberg nggak nemuin yang namanya facebook kayaknya nggak akan muncul zynga, kenapa karena kalo ngomongin social gaming yang di develop sama zynga nampaknya nggak akan lepas dari image facebook karena awal kemunculannya menggunakan platform facebook. Terlepas dari adanya game online based sebelum adanya facebook, menurut saya pribadi kemunculan social media facebook sendiri merupakan salah satu stimulus paling kuat dengan munculnya social gaming ini, berdasarkan data yang saya dapatkan di internet untuk tahun 2011 dari total 34 Juta active user facebook di indonesia, sekitar 7 Juta diantaranya merupakan active user social gaming. Zynga juga turut berkontribusi dengan menghasilkan game-game social based yang cukup populer di kalangan social media user seperti farmville, mafia, poker, etc.

2.       Easy Acessable (Gadget & Multi Platform)
Kalian mau akses social media atau social games di mana? laptop, pc, apa warnet? come on guys this is digital age in 21 first century he4, semakin menjadi perkembangan social media yang semakin diakses oleh publik juga “sialnya” diikuti oleh penetrasi teknologi yang semakin menjadi (android, smartphones, tablet pc) dan platfrom yang berbeda (android, iOS, symbian). Apa yang terjadi? dengan kemudahan akses yang diberikan tentu saja fenomena social gaming ini semakin mudah dalam menggenerate user karena sekarang kita bisa mengakses kapanpun dan dimanapun dengan modal gadget yang dimiliki.

3.       Integrated With Social Media
Tidak hanya lewat facebook beberapa social games juga memiliki fitur integrated with social media platform salah satunya adalah twitter, dimana social media yang saat ini tengah menjadi primadona ini menjadikan social gaming being the part of social influence or interaction. Era Web 3.0 atau Social Media yang merupakan konten sharring menjadikan social gaming cepat berkembang melalui efect viral sharring yang dibentuk oleh social media, pertanyaannya how? farmville for example kita bisa mengajak teman facebook kita untuk membantu, kita bisa memberikan item (gift) kepada teman, atau kita share mengenai achivement yang kita peroleh saat memainkan game tersebut untuk mendapatkan point tambahan.

4.       Understanding The Markets
Kemajuan social gaming juga sedikitnya dikarenakan para developer mengerti mengenai kebutuhan dan keinginan dari konsumen (yang dalam hal ini active user social gaming). Kemunculan social gaming ini saya nilai sebagai sebuah langkah dalam melihat potensi dari kemunculan social media dan consumer behavior yang kini semakin asik menghabiskan waktunya berjam-jam bersama social media dengan gadgetnya. Social Gaming disini muncul sebagai emotional experiece dimana sesorang bisa maen game sambil berinteraksi dengan temannya, selain itu juga beberapa developer terus melakukan inovasi dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan dari konsumen ketika mereka sudah memainkan social game yang mereka kembangkan.

5.       Convert It To Cash
Zynga yang di kuartal awal 2012 berhasil meraup untung 321 Juta Dolar AS, bagaimana social gaming bisa menghasilkan income? dibalik beberapa point yang sudah saya jabarkan saya kira social gaming bisa mengenerate angka (number of active user social gaming), dengan besarnya angka yang dihasilkan tentu saja mengundang banyak investor, for example contoh sederhananya adalah iklan apalagi jika social gaming tersebut bisa memberikan detail spesific mengenai identitas usernya (contoh : usia). Tidak hanya itu berdasarkan data yang saya peroleh via internet 3,5 juta active user game zynga tidak keberatan untuk membayar social gaming yang didevelop oleh zynga, dalam hal ini adalah user melakukan pembayaran untuk beberapa fitur yang hanya bisa diperoleh by cash (example : untuk beberapa item tertentu user harus membayar via credit card), gila kan sampai segitunya? well itulah fakta yang terjadi di masyarakat dengan kemunculan online gaming ini jadi rasanya tidak aneh jika hal ini menjadi lahan bisnis bagi para developer. (dira.illanoor – 2013)