Prolog Dari Penulis

Menulis bisa membuat kita terus berpikir, belajar, dan berproses. Melalui blog ini saya hanya ingin share sedikit mengenai tulisan-tulisan yang dibuat supaya lebih bermanfaat, semoga tulisan saya bisa memberikan insights dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Sabtu, 13 April 2013

Kekuatan “Menakutkan” Sang Mbah Google



          Pengen share ini ada sedikit cerita yang menarik nih kebetulan beberapa hari kemarin disela-sela kuliah mendengarkan ceramah sang dosen yang kebetulan praktisi dan jajaran B.O.D dari sebuah perusahaan telekomunikasi paling besar di Indonesia, saya mendapatkan sedikit insight untuk dibagi. Nah di sela-sela pelajaran mata kuliah beliau sempat sedikit membahas mengenai “Google” yang menurutnya kedepannya bisa menjadi sebuah ancama serius bagi kelangsungan bisnis telekomunikasi di Indonesia, wow se-serius itu kah? hati kecil saya berbicara, setelah dipikir dan obrolan sang dosen saya dengarkan lebih lanjut mungkin melalui tulisan ini saya ingin coba berbagi cerita yang saya dapatkan tersebut dengan beberapa analisa dan data yang coba saya lakukan mengenai kekuatan sang mba Google yang sekiranya menjadi ancaman bagi industri telekomunikasi di Indonesia. Nah kira-kira kekuatan apa saja yang menyebabkan google menjadi “momok” bagi perusahaan telekomunikasi kedepannya? monggo dibaca.

1.       Google Serach Engine = Invisible Income
Banyak yang bilang katanya kalo mau sukses berbisnis di online kuncinya sederhana “semuanya gratisan”? nah loh kalo gratisan terus dari mana kita dapet untung? nah ini yang terjadi pada Google, sebagai sebuah perusahaan teknologi informasi dengan core servicenya “search engine” paling favorit di seluruh dunia banyak orang yang beranggapan bahwa Google memberikan service search engine secara cuma-cuma a.k.a tidak mementingkan profit. Padahal dibalik kekuatan serach engine tersebut “Google memiliki pendapatan 14,4 miliar dolar AS pada akhir kuartal 2012, dimana pendapatan mereka naik $50 Juta dari tahun sebelumnya sebelumnya (sumber http:www.antaranews.com)”. Pertanyaan selanjutnya dari mana si mbah bisa mendapatkan income revenue sebesar itu? jawabannya tentunya melalui jasa Google Advertising (Adword, Display Network, Site Targeted Advertise, Teks, Banner, Rich Media Ads, etc). Nah dari konteks invisible income ini mungkin saya nilai sebagai kekuatan pertama dari Google yang bisa dibilang didukung oleh kekuatan financial yang besar bagi sebuah perusahaan teknnologi informasi.

2.       Akuisisi Youtube
Siapa sih yang nggak kenal youtube? sebuah site yang berjasa mempopulerkan gangnam stylenya si PSY, dan baru-baru ini heboh juga tentang harlem shake. Youtube bisa dibilang termasuk 10 besar situs paling favorit yang paling banyak di akses oleh manusia di bumi ini, malah menempatkannya di posisi ke 2 setelah Google, bahkan untuk sebagian data mengklaim Youtube ke 3 setelah Facebook. Nah nggak aneh nampaknya kalo Google tertarik untuk mengakuisisi situs yang cukup populer tersebut, dan alhasil 9 Oktober 2006 dengan dana $1,65 Miliar Youtube resmi dimiliki oleh Google. Pertanyaan selanjutnya, apa untungnya buat google? menurut saya pribadi “Pertama google kini memiliki jaringan yang lebih luas dengan demikian bisa melakukan integrasi antara Google dengan Youtube (more network more income), Point kedua adalah dari segi portofolio bisnis dong tentunya, kalo sebelumnya hanya service search engine, kini Google punya service entertaiment untuk konsumen, nah mungkin ini yang dimaksud salah satu ancaman yang dimaksud dosen saya, karena setau saya portofolio perusahaan telekomunikasi beliau ada konteks entertaiment”. Bayakngkan kalo yang satu harus bayar berlangganan, nah yang satu ngasih gratisan? pilih mana gan?.

3.       Akusisi Android – Google Nexus
Hampir sama dengan youtube, Android merupakan bisnis yang juga di akuisisi oleh Google, senilai $50 Juta tepatnya 2005 satu tahun sebelum akuisisi youtube. Akuisisi Android yang dinilai David Lawee (vice president of corporat development) belum menghasilkan revenue bagi google terjawab ketika dua tahun dari proses akuisisi menyematkan Android sebagai pilihan favorit berbagai smartphone yang saat ini menjadi trend baru di pasaran konsumen. Bisa dibilang smartphone kini menjadi gaya hidup baru di kalangan konsumen yang semakin melek teknologi, bahkan Android dalam kenyataannya sempat menjadi ancaman juga bagi iOS yang dikembangkan oleh Apple. Nah bersamaan dengan kepemilikan Andorid, baru-baru ini Google merelease PC Tablet dan Smart Phones “Google Nexus” 4, 7, dan 10 inch tentunya dengan platform operating system Android, hal lainnya yang sempat mencuat adalah upaya Google dalam mengakuisisi Motorola untuk memperkuat posisi Android saat melakukan pertempuran dengan Apple. Memiliki PC Tabet & Smart Phone sendiri dan tentunya dengan sistem platform sendiri, tidak mengherankan jika Google semakin mengancam indutri telekomunikasi terlebih kini percepatan teknologi informasi penetrasinya semakin berkembang cepat.

4.       Invasi Telekomunikasi
Nah mungkin ini point yang paling menjadi ketakutan besar bagi industri telekomunikasi di Indonesia, karena si mbah berencana untuk merambah bisnis telekomunikasi. Berdasarkan data yang saya peroleh Goole sedang melakukan uji coba Subscriber Identitf Module (SIM) yang dimiliki oleh Google, yang bentuknya hampir sama dengan SIM kebanyakan yang sudah muncul di pasaran. Rencananya lewat layanan bisnis tersebut Google akan mendirikan Virtual Network Operator (NVMO) dimana perangkat Android bisa menggnakan SIM ini. Bisa dibayangkan bagaimana impact kehadiran Google di indutri telekomunikasi jika proyek ini benar-benar sukses diadaptasi? well saya kira hanya waktu yang bisa menjawabnya.
                
            Nah itu tadi mungkin sedikit cerita dari saya mengenai kekuatan menakutkan dari sang mbah google, dikerucutkan menjadi 4 point penting yakni invicible income dari serach engine yang menyebabkan Google memiliki kekuatan financial untuk akusisi beberapa bisnis besar, akuisisi youtube, android, dan rencana invasi ke binis telekomunikasi. Tentunya diluar 4 point yang sudah saya jelaskan masih banyak faktor yang turut berpengaruh bagi Google, seperti salah satu diantaranya bisnis TV satelit atau jaringan internet yang menjadi bidikan si mbah sebagai sebuah kekuatan besar yang menakutkan bagi pelaku bisnis (competitor) yang semakin terancam, tentunya kekuatan yang menyenangkan bagi konsumen yang semakin dimanjakan oleh fitur-fitur yang dimiliki oleh Google mulai dari service, platform, kontent, hardware, etc. (dira.illanoor – 2013)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar