Prolog Dari Penulis

Menulis bisa membuat kita terus berpikir, belajar, dan berproses. Melalui blog ini saya hanya ingin share sedikit mengenai tulisan-tulisan yang dibuat supaya lebih bermanfaat, semoga tulisan saya bisa memberikan insights dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Selasa, 26 November 2013

#GantengMaksimal & Cross Media Campaign


sumber gambar : google

Beberapa waktu lalu saya sempat mengikuti Workshop Creative Sales di hotel Ibis Tamarin Jakarta, kebetulan memang teman-teman saya yang menjadi pembicara, nah di salah satu sesi workshop tersebut ada sesi terakhir yang cukup menarik untuk dijadikan pembahasan dalam tulisan kali ini, adalah Cross Media Campaign materi yang disampaikan di sesi terakhir oleh teman saya Andi. Cross Media Campaign tentunya memberikan insight baru bagi saya, kalo yang saya pahami Cross Media Campaign merupakan sebuah aktifitas bagaimana kita memaksimalkan aktifitas promosi yang mengangkat campaign tertentu dengan mengintegrasikan beberapa media (menjadi cross media), misalkan di ranah online (website, social media, google, hingga mobile apps), media ATL (tv ads, radio, billboard), dan media BTL seperti event, nah intinya sih bagaimana kita mengemas campaign kita secara sinergi kedalam beberapa media tersebut (sinergi).

Lantas apa yang melandasi tulisan saya kali ini? tentunya bukan mau membahas mengenai Cross Media Campaign, namun lebih pada pembahasan sebuah case yang saya nilai merupakan sebuah aktifitas Cross Media Campaign, cerita ini diawali pada saat saya mengakses detik - mobile apps di sela-sela perkuliahan sabtu pagi, tujuannya sih waktu itu pengen update info saja, namun saat itu fokus saya teralih oleh salah satu highlight berita yang berjudul “Ariel Kini Punya Teman Baru Yang Selalu Setia”, he4 bukan berarti suka berita gossip yah namun karena penasaran ya saya klik beritanya waktu itu. Singkat cerita saya baca berita tersebut yang intinya si teman baru Ariel ini senantiasa menemaninya dan biki dia merasa semakin ganteng, diakhiri dengan quotes : “Siapakah dia? Temukan Jawabannya di – Link video Ganteng Maksimal”, semakin penasaran saya pun klik link tersebut dan saya diarahkan ke halaman youtube salah satu brand sabun muka untuk cowok yang cukup gencar promo menggandeng brand ambassador noah band.

1.       Bendera #GantengMaksimal
Upaya dari brand Veseline Men dalam membangun virality online dikemas dalam satu bendera bernama #GantengMaksimal, nah campaign ini saya nilai terbukti cukup ampuh dalam create viral di online khususnya telebih di kalangan target marketnya Vaseline Men, pertama karena produk sabun muka ini memang khusus diperuntukan untuk market pria muda dan dewasa, kedua campaign Ganteng Maksimal ini saya coba deskripsikan sebagai sebuah ajakan dari Vaseline Man kepada cowok-cowok di Indonesia, kalo loe mau ganteng maksimal kayak Ariel c.s harus pake Vaseline Men, karena dalam konten video Ganteng Maksimal Ariel c.s memang memberikan 2 tips sederhana biar Ganteng Maksimal adalah pake produk dari Vaseline Men, yang harapannya tentunya adalah setelah orang liat video ini ditambahn karisma dari Ariel c.s bisa mendorong target market khususnya kaum ada mau membeli produk dan mau mengaplikasikan tips tersebut, nggak cuma aware namun juga generate sales.

2.       Own, Earn, and Pay
Nah selajutnya ngomongin Cross Media Campaign, kata kunci yang saya ingat sampai saat ini adalah 3 hal to maximize and synchronize adalah Own Media (merupakan media yang dimiliki oleh kita), Earn Media (media yang disediakan oleh orang lain dan gratisan, misalkan blogger yang menuliskan berita tentang kita), dan Pay Media (media yang memang kita bayar untuk promosi). Setelah menelusuri #GantengMaksimal ini lebih jauh, saya dapat menyimpulkan bahwa Vaseline Men berhasil memanfaatkan ketiga fondasi utama dari Cross Media Campaign.

3.       Own Media
Apa saja own media yang dimiliki oleh Vaseline Men dalam membangun virality di online? pertama adalah website www.vaselinemen.com, youtube vaselinemenID dan tentunya social media Facebook VaselineMEN dan Twitter @vaselinemen yang keduanya cukup rajin share konten tips atau link video mengenai Ariel c.s dan tips Ganteng Maksimalnya disertai dengan hastag #GantengMaksimal, dan nggak cuma aktifasi online melalui facebook apps juga diselenggarakan dimana peserta diharuskan melihat video Ganteng Maksimal dan menjawab beberapa pertanyaan terkait dengan video tersebut untuk mendapatkan hadiah merchandise dari Ganteng Maksimalnya Vaseline Men.

4.       Earn Media
Namanya juga online sekalinya viral udah deh bisa-bisa nggak kebendung, buktinya hastag #GantengMaksimal yang diblast kenceng lewat online berhasil nggak cuma menimbulkan viral aja tapi juga pemberitaan alias media gratisan bagi Vaseline Men dengan campaign #GatengMaksimalnya, misalkan adalah http://inagist.com/all/379241302455361537/, dan http://annida-online.com/artikel-8348-ganteng-maksimal.html yang keduanya mereview mengenai Ganteng Maksimal walaupun memang nggak begitu detail, namun yang terpenting adalah keyword #GatnegMaksimal yang mereka share, nah mungkin tulisan saya ini juga sebagai salah satu contoh earn media, tidak ada niat promosi namun murni karena ingin share insight mengenai Cross Media Campaign yang dilakukan Vaseline Men.

5.       Pay Media

Bagaimana dengan pay media? tentunya selain placement di detik melalui berita #GantengMaksimal ini juga kolaborasi dengan salah satu program yang disiarkan oleh Net Media, adalah The Comment yang program yang kini tengah naik daun khususnya dikalangan anak muda karena kekonyolan duo MC @imamdarto dan @danangpostman. Whats the point? adalah program ini juga turut mengkampanyekan GantengMaksimal, dimana dalam salah satu episode duo MC tersebut membahas mengenai GatengMaksimal bahkan merelease versi tutorial GantengMaksimal versi mereka di youtube, nggak cukup berhenti disitu The Comment juga adain aktifasi ajak para followers khususnya cowok untuk berfoto gaya dan mention ke mereka dengan hastag #GantengMaksimal. Nah diluar media yang saya sudah jelaskan mungkin ada beberapa media online atau konvensional yang tidak saya sebutkan, namun intinya adalah case ini bisa menjadi sebuah contoh sukses bagaimana sebuah brand mengemas sebuah konten campaign melalui Cross Media Campaign yang mungkin bisa kita coba aplikasikan dalam bisnis kita, nah akhir kata semoga tulisan ini bermanfaat. (dira.illanoor – 2013)