Prolog Dari Penulis

Menulis bisa membuat kita terus berpikir, belajar, dan berproses. Melalui blog ini saya hanya ingin share sedikit mengenai tulisan-tulisan yang dibuat supaya lebih bermanfaat, semoga tulisan saya bisa memberikan insights dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Kamis, 06 Desember 2012

#Lazy Costumer - Belanja Lewat Kabel



sumber gambar : google

                 Online and Online again guys, selalu memunculkan fenomena atau cerita yang menarik untuk kita perbincangkan. Nah saat ini saya ingin sharring sedikit mengenai pergeseran budaya konsumsi (belanja) masyarakat dengan kemunculan media berbasis online (social media, forum, portal jual beli, etc). Kemajuan dari teknologi informasi nampaknya membawa perubahan kedalam pola konsumsi (belanja) masyarakat kita bener nggak? kalo boleh nyinggung sedikit ke ranah teori kalo dulu mungkin kita kenal konsep AIDA (awarness – interest – desire – action) dimana konsumen dibuat aware dulu mengenai produk kita, sampai akhirnya tertarik muncul keinginan dalam diri untuk membeli, dan akhirnya membeli produk kita.
               
                Dengan munculnya social media based dan kemajuan era web 3.0 sedikit banyaknya merubah pola konsumsi masyarakat kita yang dulunya AIDA menjadi AIDSSA (awarness – interest – desire – search – sharring – action) dua point yang membedakan adalah point Search dan Sharring yang dalam hal ini adalah seorang konsumen akan mencari informasi terlebih dahulu mengenai barang yang akan dia cari (and the easy answer for this question is? ask google), nah dari munculnya banyak rekomendasi dari si mbah google biasanya akan muncul kecenderungan bagi konsumen untuk sharring informasi yang dia dapatkan kepada temannya, terlebih di era social media yang saat ini cukup dominan di kalangan konsumen khususnya segmen anak muda.

                Oke kita persingkat pembicaraan kita mengenai #Culture Shock : Belanja Lewat Kabel yang mempertanyakan kenapa kira-kira orang-orang kini cenderung lebih memilh belanja online dari pada offline? Nah selain tadi sudah saya singgung mengenai konsep AIDA yang berubah menjadi AIDSSA dikarenakan pergeseran budaya yang kini lebih melek teknologi dan stimulus perkembangan teknologi informasi online based mungkin beberapa alasan ini bisa sedikit menjawab.


1.       Technology
Faktor utama yang menjadi stimulus pergeseran pola konsumsi masyarakat kita adalah teknologi, dimana dalam hal ini adalah kemajuan dari konteks teknologi informasi (internet, social media, portal jual beli, etc) juga stimulus dari konteks teknologi pendukung (smartphone, pc tablet, laptop, etc), dengan kemajuan dan stimulus dari kedua hal tersebut lahir sebuah peluang pasar yang baru yang menjanjikan jangkauan sangat luas.

2.       Lazy or Praktis
Hal paling mendasar bahwa masyarakat kini sudah mulai bergeser budaya konsumsi (belanja) yang kini lebih menginginkan hal-hal yang sifatnya praktis, tidak perlu berjalan berjam-jam mendatangi satu toko ke toko lain cukup duduk manis di depan laptop atau gadget, tinggal buka mbah google dan masukan keyword barang yang kita cari dan zap dalam hitungan detik kita bisa menemukan barang yang kita cari. Nah nilai lebihnya kita tidak perlu repot cukup melakukan transaksi secara online maka barang yang kita pesan akan segera dikirimkan.


3.       24 Hour (anytime and anywhere)
Hal yang tidak bisa diberikan oleh toko konvensional sepenuhnya adalah melalui belanja online seorang konsumen bisa melakukan pembelian kapan saja dan dimana saja, bahkan kini memungkinkan bagi seorang konsumen untuk bisa membeli produk yang tidak dijual di tempatnya.

4.       Variatif & Murah
Hal kedua yang menjadikan kini konsumen lebih memilih berbelanja online adalah barang yang mereka cari lebih variatif dan lebih murah kenapa? karena dengan munculnya social media ini maka banyak bermunculan para startup business yang memanfaatkan social media salah satunya sebagai channel penjualan mereka, nah nilai plusnya selain konsumen memiliki banyak pilihan biasanya barang yang ditawarkan limted (atau tidak di jual di tempat lain yang khususnya masih bersifat konvensional). Harga juga dinilai lebih kompetitif dibandingkan berbelanja di toko-toko yang masih bersifat konvensional.

5.       Portal Belanja Online
Selain social media dan online channel lainnya seperti forum jual beli kaskus, saat ini juga banyak bermunculan portal belanja online salah satunya jualbeli.com atau berniaga.com yang saat ini cukup rajin melakukan promosi di televisi. Nah hal ini juga menstimulus kenapa kini banyak orang yang lebih memilih berbelanja secara online, karena banyak juga yang melakukan penjualan menggunakan media online dengan alasan low cost (bahkan bisa dibilang free), selain itu juga jangkauan pemasaran lebih luas sehingga peluang pembelian semakin besar. Seliain itu menurut saya dengan seringnya muncul iklan tersebut secara tidak langsung menjadi campaign saatnya jual beli secara online. (dira illanoor - 2012)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar