Prolog Dari Penulis

Menulis bisa membuat kita terus berpikir, belajar, dan berproses. Melalui blog ini saya hanya ingin share sedikit mengenai tulisan-tulisan yang dibuat supaya lebih bermanfaat, semoga tulisan saya bisa memberikan insights dan bisa menjadi inspirasi bagi yang membaca.

Kamis, 27 Januari 2011

"12 Tahun Jadi Marketing Kalah Satu Langkah Oleh Sales"



Medan, Januari 2011

Januari tepatnya jika tidak salah // saat itu saya dengan big bos sedang ada tugas dinas keluar daerah dan yang beruntung untuk saya kunjungi saat itu adalah Kota Medan // namun yang menarik adalah, pada saat kami disana // kami mendapatkan sebuah fenomena berharga yang dapat diambil hikmahnya untuk dijadikan inspirasi // sebuah pengalaman yang saya pikir sangat berharga // Yup...begini ceritanya jadi waktu itu kami dijamu makan malam sea food di daerah Medan oleh Pak Junaidi (sebut saja Pak Jun) Seorang marketing manager perusahan multinasional // nah singkat cerita tidak lama setelah kami selesai santap makan malam // datang seorang sales dengan tas jinjing penuh dengan barang dagangan di kiri dan kanannya // kedua tangannya juga tak mau kalah dengan menggenggam barang dagangannya // sesosok orang yang cukup tinggi dan sedikit kurus tersebut mendekati kami // dan seperti yang sudah kami sangka bahwa orang tersebut akan menawarkan barang dagangannya kepada kami //

Pada saat itu sales tersebut menawarkan dagangannya yang berupa lampu neon dengan keunggulan dapat dinyalakan menggunakan remote jarak jauh (gila kirain tv aja yang pake remote) // jadi lampu neon tersebut dapat dinyalakan dan dimatikan dari remote tersebut dengan jarak hampir 10 meter // singkatnya sales tersebut terlibat percakapan yang cukup sengit dengan Pak Junaidi klien kami menggunakan bahasa tradisional chinese keturunan Medan // dan perbincangan mereka nampaknya terlihat menarik dikarenakan dibelakangnya berkumpul para pelayan restorat sekitar 5 orang duduk dengan manis dan khidmat mendengarkan percakapan mereka seolah-olah nonton wayang (hiburan gratis mungin ya) // Ya walaupun sebenarnya saya tidak mengerti apa yang mereka bicarakan namun pada dasarnya saya memahami kemana arah pembicaraan mereka // Yup...benar si sales tersebut dengan gesit dan dan sangat menyakinkan menawarkan dagangannya tersebut kepada Pak Jun // didukung bahasa tubuhnya yang di atas rata-rata dia berusaha meyakinkan kami dengan menyebutkan bahwa lampu neonnya ini bisa dinyalakan melalui remote dengan jarak jangkauan hampir 10 meter // lampu ini juga dilengkapi dengan baterai yang akan membantu lampu tetap menyala walau tidak ada listik sekalipun (wah dashyat) // selain itu jika lampu ini dipasang pada fitting lampunya maka baterai akan terisi ulang kembali secara otomatis// lalu dengan semangatnya dia berikan remotenya kepada Pak Junaedi lalu dengan segera dia melangkah 10 meter dari kami // dengan suaranya yang tidak begitu lantang dia berteriak kepada kami untuk mengetes lampu tersebut, segera menekan tombol yang ada di remote dan // Zap !!! lampu menyala seketika // Wow Amazing // baru loh saya menemukan produk seperti itu ha4 // lampu tersebut dijualnya dengan harga 45.000,- namun pada akhirnya ditawar menjadi 40.000,- // setelah saya berpikir bahwa setelah transaksi berhasil maka selesailah tugas sales tersebut pada saat itu // namun sayang sekali prediksi saya meleset saat itu // lalu apa yang terjadi // tiba-tiba dia bicara, Pak lampu itu harganya 40.000,- // nah jika Bapak bersedia menambahkan uang 5.000,- maka bapak bisa mendapatkan lampu dengan ukuran yang lebih besar // sesaat kami semua bingung, lalu sales tersebut mengeluarkan apa yang dia maksud // lalu kami pun mulai mengerti // Ya, barang yang dikeluarkan adalah lampu neon yang juga dinyalakan dengan remote namun untuk kali ini ukurannya yang lebih besar hampir dua kali lipatnya // dengan penuh percaya diri dan tak kenal lelah sales tersebut kembali bercuap // Nah Pak, ini yang saya maksud ... jika bapak mau menambahkan 5.000,- maka lampu yang bapak beli tadi bisa ditukar dengan yang ini // yang ini ukurannya lebih besar loh Pak // Lebih terang dibandingkan yang kecil // Spontan kami semua yang mendengarkan tertawa // Gila ni orang pinter juga strateginya, dia nggak mengeluarkan semua produknya sepenuhnya // dia keluarin sedikit-sedikit // Setelah sales tersebut menjelaskan keunggulan dan kembali mendemonstrasikannya, dan akhirnya apa yang terjadi ??? // Pak Jun akhirnya sepakat menambah 5.000,- dan mengganti lampu neon kecilnya dengan ukuran yang lebih besar // ha4 bisa gitu //

Deal dengan nambah 5.000,-, maka didapatkanlah lampu neon dengan remote seharga 45.000,- // pada saat itu kebetulan Pak Jun membeli dua buah untuk seorang temannya yang kebetukan juga ikut makan malam bersama kami // sehingga jika di jumlah si sales berhasil menjual dagangannya seharga 90.000 // jika anda berpikiran sama seperti saya ketika itu, bahwa senjata pamungkasnya sudah dikeluarkan !!! // makan anda salah besar // ternyata masih ada yang belum dia keluarkan // dan perbincangan pun berlanjut // Pak, sekarang bapak sudah memiliki lampu neon yang dapat dinyalakan dengan remote jarak jauh, ukurannya besar lagi sehingga bisa menerangi ruangan dengan maksimal // Nah kan biasanya kan lampu neon ini harus dipasang di  fitting lampu yang biasanya ditempatkan dilangit-langit rumah// Lalu bagaimana jika suatu saat bapak membutuhkannya untuk dipasang di tempat-tempat tertentu yang tidak terdapat fitting lampunya ??? // Nah saya punya solusinya Pak, Dengan hanya membayar 5.000,- lagi bapak mendapatkan swicther ini (steker) pak, bapak tinggal pasang steker pada lampunya lalu bapak bisa pasang kapan pun dan dimana pun lampu ini pada kontak listrik yang ada // wakakakakakakaka // kami semua terkejut dan tercengan mendengarkan pernyataan sales tersebut // Lalu dia kembali berbicara saya sengaja loh pak bawa steker ini karena pelanggan saya suka bertanya apakah saya memiliki steker untuk lampu neon tersebut, karena mereka suka kesulitan jika harus memasang lampu jika tidat terdapat fitting lampu yang terhubung dengan listrik // nah makanya untuk jaga-jaga saya bawa stock Pak // Jadi bagaimana pak ??? // ha4 akhirnya Pak Jun sepakat untuk membeli satu buah steker tersebut dan mengeluarkan uang 10.000 // saat diberikan kepada sales tersebut, si sales membuka dompetnya dan berkata wah sebentar ya pak tidak ada uang kecil // maka Pak Junaidi pun spontan berkata sudah tidak apa-apa ambil saja kembaliannya (mungkin maksudnya yang sudah jika tidak ada kembali tidak apa-apa) // namun apa yang terjadi, dengn cepat sales tersebut menyanggah // Wah tidak boleh begitu pak, ini hak bapak ... tidak apa-apa koq saya masih tetap dapat untung // nah tunggu ya Pak saya tukarkan dulu uangnya // lalu dengan cepat dia menukarkan uang tersebut dan memberikan uang kembalian kepada Pak Jun// ini Pak kembaliannya, sebelumnya terimakasih sudah membeli dagangan saya // dan kemudian hal yang sangat saya tidak sangka-sangka terjadi // Pak Jun mengeluarakn dompetnya, mengambil kartu namanya dan memberikannya kepada sales tersebut // Ini kartu nama saya, ada alamat kantornya juga // Besok kamu telepon ke Kantor lalu kamu datang ke kantor saya, kebetulan saya lagi butuh orang di marketing // ha4 gila hoki banget tuh orang // lalu dia pun menerima kartu nama tersebut dan pergi beserta barang dagangannya meninggalkan kami // tidak lama setelah sales tersebut pergi Pak Jun berkata "GILA 12 TAHUN GUE DI MARKETING KALAH SATU LANGKAH SAMA DIA"

Apa yang bisa kita ambil dari cerita tersebut :
1. Semua profesi adalah kehormatan selama tidak menyalahi aturan
2. Sales tersebut memiliki script penjualan yang baik didukung presentasi dan bahasa tubuhnnya yang juga bagus
3. Sales tersebut memiliki strategi yang hebat dengan mengeluarkan senjata pemungkasnya secara perlahan tapi pasti
4. Jujur, ulet, pekerja keras, dan tidak mudah menyerah
5. Kerja kerasnya berbuah hasil manis dimana selain barang dagangannya berhasil terjual, sales tersebut pun mendapatkan penawaran kerja yang mungkin lebih baik dari segi penghasilannya sekarang. (dira.illanoor - Jan' 11)


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar